Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Januari 2009

venus

Setelah ini,
sebenarnya
Kenangan apa yang masih tersisa ?
Kegembiraan ... kesedihan
Tentu saja bukan hanya itu
ada yang tak bisa diungkap dengan kata
Hanya dapat dilukiskan oleh diri kita saja

Setelah ini,
akan banyak kenangan yang tertinggal
Tapi ... ada satu hal
yang bisa kukatakan
Jika di tengah perjalanan yang lalu
seseorang menanyakannya
Aku tanpa ragu,
akan menjawab begini
Aku sangat menyukainya

Selasa, 04 November 2008

Dialog Dua Hati

Terlalu sulitkah bagimu

untuk mempercayaiku…..?

[Sama sulit bagiku untuk

menyatakan isi hatiku kepadamu]

Terlalu sulitkah bagimu

untuk yakin kepadaku……?

[Ternyata aku telah “jatuh”

kepadamu……..]

Aku tidakkan mengumbar kata-kata

bahkan cerita semata

[Aku yakin dengan apa yang

kurasa,hanya untukmu]

Bukan keraguan yang ingin

kulihat di sinar matamu

[Aku takkan pernah sempurna

kecuali berusaha untuk menjadi

diriku…….]

Tak kuduga betapa ku merasa

melihat senyum indahmu kala pertama

Itulah awal dari segalanya

[Lebih dari itu, aku yakin karenamu]

Terlalu sulitkah untuk berkata

“Ya”

[……………]



Selasa, 21 Oktober 2008

Sketsa Pagi


Hari ini,

kuambil kanvas dan duduk di bawah jati

yang meranggas

Kulukis tiap butir debu di udara

yang akhirnya mengotori kanvasku

dengan noda

Bersandar di langit pagi

matahari tinggal separuh

Ku tangkap sinarnya telah merapuh

Awan pucat yang menenggelamkan

pesona surga cakrawala

Mengaburkan relief cahaya

yang jatuh di sudut kanvasku

Seekor kupu-kupu terbang rendah

dan hinggap di tangkai cemara yang basah

Daun-daunnya telah jatuh

karena menanti musim yang jauh

mencurahkan hujan yang akan membawa

nafas baru bagi kehidupan

Aku dan kanvasku

adalah satu warna

Ketika aku terbangun hari ini

ku ambil segenggam tanah

dan kudapati prasasti

menggores ruang kecil rumah batinku

Yang memuja keindahan alam ku

Ku ambil kanvasku

dan hari ini

Ku lukis sketsa pagi


[entah bulan apa di 2004,,,yang jelas puisi ini bikin gw kaya selama dua hari]


Senin, 13 Oktober 2008

C.I.N.T.A



Cinta,

satu kata saja ……..

…………………………..

…………………………..

Lihat !!!

Tak dapat kujelaskan apa itu cinta ???

Karena begitu banyak makna cinta

atau,

cinta sama sekali tidak memiliki makna

Entahlah…….

Maaf, aku tidak mengerti

sulit untuk ku mengerti

Cinta,

hanya satu kata saja

Tapi hati mana yang dapat mereka

kapan cinta datang kepadanya

Karena tak sedetikpun dapat

kita tunda

Dan tak seorangpun dapat menolaknya

jika cinta telah mengetuk pintu

cahaya yang terpendam dalam jauh

di dasar jiwa

[Biarkan saja, beritahu apa yang ada

di benakmu itu……]

Cinta,

adalah aku dan bayanganku

Dua jiwa dalam satu raga

takkan terpisah hingga waktunya tiba

Karena cinta telah tercipta

Maka cintailah sang pencipta cinta

Cinta,

adalah puisi metafora

lebih dari hanya sekedar kata

hadir sebelum kita ada

Cinta adalah engkau dan aku




Selasa, 26 Agustus 2008

menantimu

Ku langit jingga tak bisa hapus kan rasa
kemana ...
ketetapan hati yang dulu ada ?
kemana ...
perbincangan diri yang dulu makna

ketika,
jarak ini menghadirkan kehilangan
aku...
menantimu

(25 08 08 )

Kamis, 26 Juni 2008

Hitam & Putih



Hidup adalah perjalanan waktu. Hidup adalah perjalananku.
Bersamaan dengan hadirnya jasad yang bernyawa,
rentangan kilau dunia
yang takkan pernah sempurna
adalah sahara bagi kegembiraanku.

Kegelapan itu hidup dan nyata. Kegelapan terkadang
menjadi tempat yang menyenangkan. Kegelapan itu
punya wajah, dan aku tak dapat menggambarkannya
seperti apa,
kecuali hanya dengan kata.

Cahaya itu berpendar dan menyala.
Cahaya datang dan pergi begitu saja. Cahaya adalah
bahasa cinta beraksara,
penuh selaksa makna.
Takkan dapat kumenahan.
Bahkan kurasa, bahkan kulupa.

Aku ini lelaki kecil dalam kurun waktu berlalu.
Hitam adalah kegelapanku dan cahaya adalah
putihku.
Aku juga tidak yakin dapat terbang bebas
dari kegelapanku ,kecuali hanya cahaya
yang membantuku.

Kepada Hidup
yang telah memberi terlalu banyak
dari yang layak saya terima,
telah kucuri
sekelumit hitam dan putihnya misteri-Mu.


@dulu sekali,
medio 2004

Senin, 09 Juni 2008

Andai



Menemukan cara yang lebih baik
daripada melamun di setiap malam
yang dingin seperti ingin membekukan
semua,
bahkan mungkin hati ini
yang ada untukmu

tidakkah ada cara yang lebih baik
selain menyerahkan semuanya pada jarak yang ada??
tidakkah semuanya mulai menyiksa ??

Gelap,,,cahaya,,,
semuanya tampak sama
kecuali,,,ya
Andai saja,
engkau disini
dan kita berdua
bersama
(kita bisa lihat apa yang bisa kita perbuat)


16 Des 06

Dengar



Mendengarkan mu
mendengarkan detik waktu
membuat ku berpikir
tidak akan ada sebuah akhir

Kelihatannya,
tidak akan meninggalkan jejak yang salah
entah itu satu atau lainnya
menggenapkan hati untuk memberi arti
mengisi jiwa dengan cinta
tak semudah yang kukira

hati yang terikat
bawalah sakit dari luka
Hanya,,,
seringkali perpisahan adalah hal yang paling sulit
tapi itu bukan bagian dari jalan ini


16 Des 06

Nuansa



bertemu dengan diri sendiri

bertemu dengan mu

hanya ada dua hal yang ingin kulakukan :
mengungkapkan kejujuran, dan
menyampaikan perasaan
karena,
lebih baik mencintai dan kehilangan
daripada tidak pernah mencintai sama sekali

takkan pernah merasakan cinta sebelum luka
takkan pernah bersama karena sepi
takkan ada sebelum tiada

[nuansa,,,adalah udara yang membelah jiwa]



17 Des 06

Arah



Kuingat lagi,
pertama kali kita bertemu
memberikan sesuatu untuk dimengerti
apa itu yang disebut merasakan ?
ketika waktu terkunci
dan membiarkan hati yang berdiri
menantang kenyataan bahwa

awal sama pentingnya dengan akhir

Bagaimana dengan ombak yang menentang ??
bukankah kita sering tenggelam dalam malam,,,

tidak akan ada yang perlu di sesali
aku akan memastikan itu tidak terjadi

Satu,dua, dan tiga
kemana ini akan membawa kita ?
(akhir yang indah)


16 Des 06

Lihat



Lihat
ketika pagi datang

Lihat
ketika senja memisahkan

Lihat
ketika angin bertiup

Lihat
ketika ombak meredup

Lihat
ketika awan yang gelap

Lihat
ketika langit meratap

Lihat
ketika suara menghilang

Lihat
ketika arti merasakan

Lihat
ketika ku disini

Lihat
ketika ku sendiri

Lihat
ketika aku merindukan

Lihat
ketika aku mengatakan

Aku sayang kamu
dari dalam hatiku


9 Des 06

Rapuh


Aku pasti sudah akan lupa,
jika tidak melihat hujan yang turun seperti ini
bahwa air mata bisa jatuh lebih deras lagi

Adakah aku yang membuatmu menangis?
atau hanya perasaanmu....

Rasa percaya tidak datang begitu saja
tidak seperti kita meniup lilin pada hari jadi kita
Itu adalah waktu yang mengalir bersama

apakah pernah merasa terpenjara

aku....
tidak,,,
karena menyayangimu
justru menjadi kebebasan bagiku


2 Des 06




Ingin



Terbaring di atas udara
semua pintu terbuka
hitam,,,dan putih
segalanya ada
hanya saja,
sedikit kekosongan mengganggu
dan memacu hati yang cemburu
gerak waktu yang beku
dan makna yang lahir dalam rindu
mengambang
lalu hilang

lirih aku telah memilih
seandainya aku bisa berharap
mengeja nuansa dan,
arah yang ada dan bersama kita
meski rapuh hadir dan nafas yang getir
selalu percaya untuk dengarkan aku
[tidak ada yang tidak mungkin
jika kita ingin]

3 Jan 07

Minggu, 30 Maret 2008

Hilang

Kini,
menembus malam ini
lewatkan sepi
yang tak kumengerti

Ada yang hilang
sungguh,,,dan disini
engkau seharusnya ada
bukan untukktu
tapi untuk kita

Dan,
itu yang belum engkau
mengerti


@mlmdingin,tngkubnprhu1082007

Jumat, 11 Januari 2008

Selalu ada yang pertama

Untuk postingan pertama,,,ini ada puisi buat perkenalan :


Apa yang lebih biru dari bulan selain
kata-kata mu yang segitiga ?


apa yang bersuara dalam diam
bersama mimpi malam jingga ?


ketika itu,,
detik berlompatan
menahan janji dan hari
mencari lagi sesuatu yang bertiup ke arah hati...

Berhenti,,dan berdebat dengan waktu
dan berteriak dalam hati
kaukah itu teka-teki yang tak menepati janji?


(forU)